Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

GURU PROFESIONAL DI ERA DISRUPSI

Oleh: Inggryani R.V Ulaen, S.Pd, M.Pd Pasca Jepang digempur oleh tentara sekutu pada Perang Dunia II dengan jatuhnya bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki, Kaisar Hirohito bukan menanyakan berapa banyak tentaranya yang tersisa. Dia justru menanyakan berapa banyak guru yang tersisa.             Belum lama musibah tersebut melanda Jepang, dengan cepatnya negara industri tersebut pulih, bahkan semakin maju. Pemerintah Jepang lebih mengutamakan guru. Ho Chi Minh menegaskan prinsipnya bahwa “No Teacher, no education”, atau “Tanpa guru, tidak ada pendidikan”. Sementara presiden pertama kita, Soekarno menyatakan bahwa “Guru bukanlah penghias alam, tetapi pembentuk manusia. Ini membuktikan betapa pentingnya Guru dalam kemajuan suatu bangsa. Jepang maju karena mengutamakan Guru. Pada saat ini sedang ramai dengan revolusi industri 4.0. Akibat dari revolusi industri 4.0 adalah disrupsi dimana aktivitas masyarakat mulai menggeser y...

Jendela Dunia Menuju Sukses

Kemerdekaan Lahir Dan Batin

Indonesia adalah bangsa yang merdeka, bahkan sudah yang ke tujuh puluh empat tahun kita memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Upaya yang dilakukan untuk merebut kemerdekaan bukanlah hal yang mudah, membutuhkan perjuangan serta persatuan dan kesatuan dari seluruh rakyat Indonesia. Hal tersulit yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini ialah mempertahankan kemerdekaan tersebut. Sita Acetylena menyatakan bahwa “Meskipun kita telah menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat namun sebenarnya kita belum menjadi bangsa yang merdeka secara Lahir dan batin”. Tanpa disadari kita masih berada pada masa penjajahan, budaya kita dijajah, kebiasaan kita dijajah, serta gaya hidup kita dijajah oleh budaya asing, sehingga terjadi kemorosotan moral.   Sebelum merdeka pergerakan nasional Indonesia dilakukan dengan berbagai bentuk usaha salah satunya adalah pendidikan karakter, khususnya pendidikan karakter kebangsaan ala Ki Hadjar Dewantara yang berlandaskan pada spiritualisme, merupakan ...